Harga yang meroket tajam memicu banyak pertanyaan,banyak pendapat yang menyertai di balik peristiwa yang mengejutkan ini ,menurut Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPSI) menilai naiknya harga
bawang putih dan bawang merah dalam sepekan terakhir karena
ketidakberesan pemerintah dalam mengatur sektor pertanian. Khususnya
terkait dengan kebijakan impor sektor pangan.(sumber kompas.com),sementara di tegal dan brebes yang merupakan sentra penghasil bawang putih dan bawang merah
Kabupaten Brebes dan Tegal merupakan daerah penghasil bawang merah
terbesar di Indonesia. Namun dalam satu pekan terakhir, komoditi ini
langka di daerah tersebut, kalaupun ada harganya meroket dan cukup
tinggi.(sumber detikfinance).
Hal ini sangat memprihatinkan,setelah sebelumnya terjadi melambungnya harga daging sapi,dan harga kedelai import yang otomatis menghantam para pengrajin tahu dan tempe.
No comments:
Post a Comment